Aku tak pernah merasa kau berada sangat jauh dariku..
Karena jantungku pun mengenalimu sebagai debarannya..


Aku hanya perlu mengganti kata "mengapa" menjadi "karena" untuk pertanyaan "mengapa aku mencintaimu???".
Sebuah jawaban yang sederhana untuk pertanyaan yang sempurna..
Rindu adalah tanda baca, agar aku lebih jelas mengeja rasa..
Rindu adalah dahaga, agar aku bisa dengan gila melahap cinta..
Rindu adalah jeda waktu, untuk mencintaimu tanpa jeda sedikipun..

Kau memintaku melupakanmu..

Dan andai bisa kulakukan..
Akan kulakukan tanpa kau paksa..

Tapi hati ini memaksaku untuk terus mengingatmu..

Jika cinta adalah permainan dadu..
Aku akan memainkannya dengan mata tertutup untuk menemukan pasangan hidupku..


Tapi tenang sayang..
Kupastikan namamu akan ada di setiap sisinya..
YEAH!!!
Seperti inilah cinta..
Sederhana..
Layaknya hirupan udara..
Yang memb
uat nafas tetap terlaksana..

Ayat-ayat Cinta

Keharuman bunga
Kehangatan rembulan
Kesejukan embun
Kedamaian jiwa
Begitu indah
Dalam ayat-ayat cinta

Tertunduk malu dihadapanmu
Terlupakan dunia bersamamu
Kesucian cinta yang kau beri
Terukir indah
Ayat-ayat cinta

Segersang butir-butir pasir
Tetes air tinggal fatamorgana
Sekeras jiwa yang tak sempurna
Hanya berlalu sejauh bayangmu
Hanya berlalu jauhkan aku

Bahkan keyakinanpun seakan runtuh
Akankah tetes cinta dapat ku sentuh
Mampu berikan hidup lebih lama
Namun asa harus terlupakan
Ketika kubersujud
You will be the answer when somebody ask me what I'm thinking about love..
Dan di malam selarut ini kita masih berdebat dengan kehidupan. Mencoba berkompromi tentang derita dan suka cita. Coba taklukkan malam, memaksakan diri..
Kita sekarang ini seperti dua orang yang sudah tau tidak ada lagi kecocokan, tapi tetap memaksakan untuk jalan bersama. Hanya karena takut tentang apa yang akan terjadi diantara kita kemudian.


Designed by Animart Powered by Blogger